Close
Close Language Selection
PAGE TITLE HERE

Perbedaan Antara Asuransi Jiwa dan Asuransi Kesehatan

News
16 Aug 2019
NEWS TITLE

Meskipun memiliki manfaat yang mirip, namun Asuransi Jiwa dan Asuransi Kesehatan tetap memiliki perbedaan juga. Seperti apa?

Asuransi kesehatan melindungi Anda secara finansial dari gangguan penyakit, sedangkan Asuransi Jiwa melindungi Anda secara finansial jika mengalami kematian akibat hal apa pun. Namun, nyatanya tidak sesederhana itu.

Jika dirincikan ada banyak perbedaan asuransi jiwa dan kesehatan yang mungkin tidak semua orang tahu. Oleh karena itu, melalui artikel ini akan dikupas perbedaan asuransi jiwa dan kesehatan yang sangat perlu Anda ketahui.

Berikut adalah manfaat Asuransi Jiwa

  1. Asuransi Jiwa akan memberikan perlindungan atas risiko kematian berdasakan premi yang dipilih dan tentunya kesepakatan yang telah diatur dalam polis dan ditanda tangani kedua belah pihak. Anda selaku nasabah dan satu lagi perusahaan asuransi jiwa yang terkait.

  2. Untuk harga premi biasanya akan ditentukan oleh jumlah usia Anda. Makin tua, uang preminya pun makin tinggi dan begitu pun sebaliknya.

  3. Proteksi asuransi jiwa bisa bermanfaat bagi keluarga yang masih hidup, yang akan terpengaruh secara finansial jika pemegang polis meninggal dunia. Artinya manfaat asuransi sebenarnya dirasakan bukan oleh tertanggung secara langsung, tapi keluarga yang ditinggalkan. Dalam hal ini ahli waris yang sudah dicantumkan di polis.

  4. Uang pertanggungan bisa tidak dibayarkan karena dua hal. Pertama, jika melanggar ketentuan polis, misalnya melakukan percobaan bunuh diri. Kedua, perlindungannya tidak diberikan karena termasuk pengecualian, misalnya melakukan olahraga berbahaya atau pekerjaan yang memiliki risiko besar.

Nah, kalau yang ini adalah manfaat Asuransi Kesehtan:

  1. Asuransi kesehatan akan memberikan jaminan biaya perawatan kesehatan. Manfaat yang didapat beragam mulai dari rawat jalan, rawat inap, hingga tindakan operasi, sesuai kentuan polis yang sudah disepakati sebelumnya.

  2. Berbeda dengan asuransi jiwa, untuk asuransi kesehatan dirasakan sendiri oleh tertanggung yang tercantum di polis. Jadi hanya pemegang polis akan mendapat sejumlah penggantian biaya jika dirinya sakit. Kecuali, pemegang polis menambahkan penanggungan, yaitu anak dan istri di dalam polis.

  3. Harga preminya biasanya tergantung pada riwayat kesehatan tertanggung. Jika saat cek kesehatan ditemukan risiko sakit yang tinggi, biaya preminya pun makin tinggi.

  4. Uang pertanggungan bisa tidak dibayarkan karena dua hal. Pertama, jika melanggar ketentuan polis, misalnya menyembunyikan riwayat sakit tertentu. Kedua, perlindungannya tidak diberikan karena termasuk pengecualian, misalnya sakit kritis seperti jantung atau kanker.

Related News & Media